Rabu, 13 Juni 2012

KETENANGAN JIWA

KETENTRAMAN


Rindu yang berkobar
Sakit yang dirasakan
Hancur impian
Hangus kenangan
Hitam pandangan
Keruh pikiran
Hancurkan semua rasa
Bunuh biduk kerana
Luluh lantakkan  semua
Pedih semua tanpa guna
Siramilah wahai ketenangan
Jiwa yang selalu mengerang
Akan hidupnya ketiadaan
Bangunlah impian tuk masa depan



Kamis, 07 Juni 2012


ANALISIS KEBUTUHAN PEMBELAJARAN DAN ANALISIS PEMBELAJARAN DALAM DESAIN SISTEM PEMBELAJARAN

Zaenal Abidin
Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jl. Ahmad Yani, Tromol Pos I, Pabelan Kartasura, Surakarta 57102 Telp (0271) 717417, 719483 (Hunting) Faks. (0271) 715448. website: http// www.ums.ac.id Email: ums@ums.ac.id

ABSTRAK
     Desain pembelajaran dimulai dengan identifikasi masalah pembelajaran. Analisa kebutuhan adalah cara yang efektif untuk mengidentifiaski masalah-masalah yang muncul dalam sebuah organisasi pembelajaran, terutama bila perancangannya atau dalm mendesain pembelajaranyya tidak begitu akurat. Analisa kebutuhan dapat mengidentifikasi enam jenis kebutuhan; normative, comparative, felt, expressed, autisipated and critical accident.Analisa tujuan bisa menggunakan analisa kebutuhan maupun bantuan pembelajaran: proses analisa tujuan pertama mengidentifikasi tujuan dan menetapkan, memilih, membuat prioritas. Maka dalam permasalahan pembelajaran (Intructional Problem) paling tidak memperhatikan tiga hal yaitu pertama sikap yang diharapkan (Performance Assessment). Kedua, menganalisa tujuan dan ketiga kebutuhan pembelajaran (Needs Assessment/Analysis) masihkah sikap-sikap itu sesuai dengan tujuan yang relevan itu juga sesuai dengan kebutuhan itu sendiri?

Kata Kunci: Pembelajaran, desain
Sumber : http://eprints.ums.ac.id/469/

Reproduksi
   
     Analisa kebutuhan dalam desain pembelajaran dibutuhkan di pendidikan dan merupakan cara yang efektif untuk menganalisa, mengidentifikasi masalah-masalah yang ada dan berkembang dalam suatu kelompok maupun organisasi pembelajaran pendidikan. Analisa kebutuha dapat berguna apabila suatu desain atau rancangan pendidikan tidak akurat, efektif, dan kreatif dalam meningkatkan pembelajaran. Analisa kebutuhan disini ada enam kebutuhan yaitu, kebutuhan normative, kebutuhan komparatif, kebutuhan felt, kebutuhan expressed, autisipated, dan critical accident. Tujuan analisa pembelajaran dapat bermanfaat mengetahui identifikasi masalah, menetapkan pembelajaran efektif, memilih metode yang sesuai, dan prioritas pembelajaran yang diajarkan. Dari berbagai permasalahan pembelajaran memperhatikan tiga hal, pertama sikap yang diharapkan (pencapaian sikap), kedua analisa tujuan (pencapaian hasil), dan ketiga kebutuhan pembelajaran. Kesesuaian dan tujuan yang relevan dari pembelajaran disesuaikan dengan jenis kebutuhan pembelajaran itu sendiri.
Kata kunci : pembelajaran, desain.